Jumat, 20 Maret 2020

Pengertian Processor dan RAM

Halo sobat kembali lagi di blog saya. Kali ini saya akan membahas tentang Teknologi Processor dan Teknologi Ram. Tapi sebelum itu, jika sobat sedang mencari Tempat Prakerin terbaik di Lampung coba sobat klik biru-biru tersebut untuk infonya:)

Pengertian Processor


Processor adalah secara singkat dapat diartikan sebagai otak komputer, processor pada umumnya sering disebut juga dengan CPU “Central Processing Unit” adalah suatu chip yang berupa IC “Integrated Circuit” yang mengontrol keseluruhan sistem komputer khususnya dalam menjalankan  intruksi, pengolah dan digunakan sebagai pusat ataupun otak dari kegiatan komputer dalam melakukan perhitungan serta menjalankan tugas input dan output.

Processor terletak pada soket yang terdapat di Motherboard, mengelolanya dan melakukan komunikasi. Oleh karena itu processor ialah alat atau suatu komponen yang sangat dibutuhkan paling utama tapi kalau tidak ada komponen yang lainnya maka processor tidak dapat bekerja atau berfungsi dengan sangat baik sebab komponen komputer itu saling berkaitan satu sama lain dengan komponen yang lainnya.

Bagian Processor

Adapun bagian Processor yang terpenting terbagi menjadi 3 “tiga” yaitu:
  • Aritcmatics Logical Unit (ALU): Melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan intruksi program.
  • Control Unit (CU):  Pengatur lalu lintas data seperti input, dan output.
  • Memory Unit (MU): Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi.

Fungsi Processor

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari processor, terdiri atas:

  1. Menjalankan pemrosesan informasi pada komputer

Fungsi pertama dari sebuah processor adalah menjalankan pemrosesan informasi pada sebuah komputer. Ya, komputer merupakan serangkaian alat elektronik yang disusun berdasarkan arsitektur dan juga berdasarkan penyusunan tertentu.

Salah satu komponen terpenting yang ada di dalam sebuah komputer adalah komponen informasi. Komponen informasi ini dapat diproses oleh sebuh komputer, dengan menggunakan fungsi dari sebuah processor. Processor akan memproses segala bentuk informasi yang dimiliki oleh komputer, dan juga memproses informasi yang dimasukkan ke dalam komputer. Semua pekerjaan pemrosesan informasi tersebut, maka akan dihandle oleh processor.

  1. Mengitegrasikan keseluruhan komponen internak komputer agar dapat saling bekerja sama

Fungsi berikutnya dari sebuah processor adalah untuk mengintegrasikan keseluruhan omponen internal yang ada di dalam komputer. Komponen tersebut, berupa komponen chipset, harddisk, RAM, VGA, dan sebagainya, sehingga keseluruhan komponen tersebut bisa bekerja sesuai dengan tugasnya masing – masing, dan saling terintegrasi satu sama lain. Sema komponen tersebut nantinya akan terhubung dengan komponen processor, sehingga dapat terintegrasi.

  1. Mencegah terjadinya overlapping tugas pada tiap-tiap komponen komputer

Sebagai otak komputer, maka processor juga memiliiki fungsi dan juga tugas penting lainnya, yaitu mencegah agar tidak terjadi overlapping pada setiap komponen komputer. Jadi, ketika kita akan mengakses sebuah data atau informasi, maka si processor akan memastikan bahwa komponen yang akan bekerja adalah komponen harddisk, dan bukannya komponen lain yang tidak berhubungan dengan proses pengambilan data.

Hal ini tentunya sangat berkaitan erat dengan fungsi dari sebuah processor untuk mengintegrasikan setiap komponen komputer yang ada ke dalam satu kesatuan yang utuh sesuai dengan fungsinya masing-masng di dalam sebuah sistem kerja komputer.

  1. Menjaga performa dari sebuah komputer

Merupakan salah satu fungsi lainnya dari sebuah processor. Semakin baik kualitas dan juga spesifikasi dari sebuah processor, semakin tinggi pula kualitas dan juga performa dari komputer tersebut.

Processor seringkali dianggap menjadi salah satu indikator dari bagaimana sebuah komputer dapat bekerja. Semakin banyak inti pada sebuah processor, dan juga semakin tingi kecepatan processor tersebut, maka sebuah compute akan dianggap menjadi lebih cepat.

Hal ini memang benar adanya, tapi bukan merupakan hal yang mutlak. Seberapa cepat dan juga tinggi spesifikasi processor yang ada, hal ini jug harus didukung dengan kondisi komponen lainnya, seperti harddisk, RAM, VGA, dan juga chipset. Maka, meskipun sebuah processor bisa menjadi ukuran dari performa sebuah komputer, anda juga tetap harus melihat spesifikasi komponen lainnya.

  1. Mengolah perhitungan algoritma dalam menjalankan perintah yang diberikan

Sebuah compute akan berjalan dengan mengandalkan sebuah perhitungan algoritma. Perhitungan algoritma tersebut diola sedemikian rupa, hingga nantinya sang komputer bisa membaca apa yang diinginkan dan juga diperintahkan oleh user, sehingga fungsi utama dari kompuer tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

  1. Untuk mendukung kebutuhan spesifik dari sebuah komputer

Setiap komputer sengaja diciptakan dan juga dibuat untuk membantu mempermudah pekerjaan manusia, dan juga untuk beberapa tujuan spesifik. Ada banyak sekali tujuan spesifik dari sebuah komputer.

  1. Memastikan agar komputer dapat bekerja denan baik

Processor juga memiliki fungsi lainnya, yaitu untuk menjaga agar komputer bisa bekerja dengan baik. Ya, hal ini berhubungan erat dengan fungsi dar processor sebagai media integrasi antar komponen pemrosesan informasi, komponen input dan juga komponen output yang ada di dalam sebuah sistem komputer.

Dengan terintegrasinya semua komponen tersebut, maka sebuah komputer pun nantinya akan dapat bekerja dengan baik, dan terhindar dari berbagai macam malfungsi, seperti error, corrupt, dan banyak hal lainnya.

  1. Menjaga stabilitas dari setiap komponen komputer

Processor juga memilki fungsi yang penting untuk menjaga kualitas dan juga stabiitas dari setiap komponen komputer yang sedang bekerja. Hal ini berhubungan dengan kemampuan dari sebuah processor dalam menjaga arus listrik, sehingga dapat membantu mencegah terjadinya overvoltage pada setiap komponen-komponen di dalam sebuah sistem komputer.

Pengertian RAM



RAM atau Random Acces Memory ialah tempat penyimpanan data sementara yang isinya dapat diakses secara acak. Dalam lingkup komputer , RAM merupakan perangkat keras guna menyimpan data sementara saat komputer dijalankan.

Fungsi RAM 

RAM memiliki beberapa fungsi yang dapat menunjang kinerja komputer , Fungsi RAM dapat dikelompokan menjadi dua yakni fungsi umum dan fungsi khusus.

Fungsi umum RAM ialah sebagai berikut :
  • Media yang untuk mempercepat pemrosesan data pada komputer ataupun laptop. Kapasitas RAM  cukup berpengaruh dalam pemrosesan data. Semakin besar kapasitas RAM yang kita miliki, maka semakin cepat juga proses kinerja komputer tersebut.
  • Tempat penyimpanan data sementara pada komputer, ketika si pengguna komputer sedang melakukan sebuah perintah didalam aplikasi sebelum disimpan pada penyimpanan utama atau hard disk.
Fungsi khusus RAM ialah sebagai berikut :
  • Mendukung penggunaan multitasking dalam satu komputer. Multitasking merupakan suatu keadaan dimana komputer dapat menjalankan atau membuka beberapa aplikasi dalam satu waktu. RAM memiliki andil yang cukup besar dalam hal tersebut.
  • Sebagai patokan dalam memilih spesifikasi komputer/laptop.Selain melihat spesifikasi CPU, spesifikasi RAM juga harus diperhatikan ketika akan membeli komputer. Sesuaikan spesifikasi komputer yang akan dibeli dengan kebutuhan. Misalnya, untuk perkantoran yang biasanya digunakan untuk pengetikan dan presentasi, Kapasitas RAM yang mungkin dibutuhkan minimal 2 GB. Contoh lain misalnya untuk kebutuhan game keluaran terbaru dan Design baik 2D maupun 3D, Kapasitas RAM yang mungkin dibutuhkan ialah 4GB tanpa mengabaikan spesifikasi CPU dan VGA. 

Sejarah Dan Perkembangan RAM

Random Access Memory pertama kali ditemukan oleh Robert Dennard, setelah itu Intel memproduksi RAM untuk pertama kalinya pada tahun 1968. RAM lebih awal diproduksi bahkan jauh sebelum penemuan PC pada tahun 1981. Setelah komputer diciptakan, perkembangan RAM dimulai. Dibutuhkan tegangan sebesar 5.0 volt pada saat RAM mulai diproduksi sehingga RAM bisa bekerja dengan frekuensi sebesar 4.77 Mhz.
Berikut ini perkembangan RAM dan tipe RAM :
  1. 1. DRAM (Dynamic Random Access Memory) Di ciptakan oleh perusahaan IBM pada tahun 1970. Memiliki kecepatan antara 4,77 MHz sampai dengan 40 MHz.

  2. 2. FPM DRAM (Fast Page Mode DRAM) Diciptakan pada tahun 1987, lebih dikenal dengan nama FPM. FPM sendiri memiliki kecepatan antara 16 MHz sampai dengan 66 MHz.

  3. 3. EDO DRAM (Extended Data Output Dynamic Random Access Memory Munculnya EDO DRAM untuk menyempurnakan jenis memori sebelumnya yaitu FPM DRAM. EDO RAM sendiri digunakan oleh komputer dengan prosesor Intel 486 dan juga intel pentium generasi pertama. Saya sendiri walaupun tidak pernah merasakan kemampuan dari jenis memori RAM komputer ini namun saya pernah memilikinya. Kebetulan prosesor yang digunakan Intel pentium I. Ukurannya sangatlah kecil, mirip dengan RAM Laptop.

  4. 4. SD RAM (Synchoronous Dynamic RAM)
    Pada tahun 1996 dan 1997 muncul SD RAM PC 66. PC 66 berarti RAM ini memiliki kecepatan 66 MHz. Kemudian muncul lagi SD RAM PC 100 yang digunakan untuk komputer pentium II. Pada tahun 1999, SDRAM PC 133 di luncurkan ke pasaran. SDRAM terus ditingkatkan menjadi PC 150.

  5. 5. RD RAM (Rambus DRAM)
    Sering juga disebut dengan DRDRAM atau juga Rambus memory merupakan jenis ram yang memiliki kecepatan sangat tinggi pada masa itu. RAM jenis ini bisa mengalirkan data 1GB / s. Cukup jauh apabila dibandingkan dengan SDRAM. Namun menurut sumber yang pernah saya baca, Rambus RAM akhirnya menghilang dari pasaran dikarenakan harganya yang terlampau tinggi.

  6. 6. DDR SDRAM (double data rate synchoronous RAM)
    Pada tahun 1999, dua perusahaan yang saling bersaing yaitu AMD dan Intel meningkatkan kecepatan clock prosesornya masing-masing. Dan ini berimbas kepada kebutuhan RAM yang bisa mengimbangi kemampuan prosesor tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut maka di ciptakan DDR SDRAM atau yang lebih dikenal dengan RAM tipe DDR1. Umumnya untuk prosesor pentium III sampai dengan pentium IV.

  7. 7. DDR2 SDRAM
    Pengembangan berlanjut ke jenis terbaru. RAM ini muncul pada tahun 2005. DDR2 memiliki kecepatan lebih baik. RAM tipe DDR2 pun saat ini masih banyak beredar walaupun untuk kapasitas 2GB sangat sulit untuk ditemui di pasaran. Walaupun ada harganya lumayan mahal, bahkan setara dengan 4GB DDR3. RAM ini digunakan dari prosesor pentium IV sampai dengan generasi Core Duo. RAM tipe ini membutuhkan daya sebesar 1,8 Volt

  8. 8. DDR3 SDRAM
    Pada pertengahan tahun 2007 muncul kembali jenis RAM terbaru yaitu DDR3 SD RAM. Membutuhkan daya hanya 1,5Volt. Kemampuan yang lebih baik begitu juga lebih irit daya membuat RAM DDR2 tertinggal jauh. Namun harganya pada waktu itu cukuplah tinggi membuat RAM ini belum dilirik orang lain. Barulah pada tahun 2010 RAM ini mulai diburu pengguna komputer. Untuk saat ini harga RAM DDR3 jauh lebih murah daripada DDR2. RAM ini mulai digunakan pada prosesor Core Duo sampai dengan Core i7.

  9. 9. DDR4 SDRAM
    RAM yang dirilis pada tahun 2014 namun ternyata baru bisa digunakan pada tahun 2015 merupakan RAM tipe paling baru saat ini. Untuk harga sendiri masih belum bisa dijangkau untuk kalangan biasa. Apalagi RAM ini masih diperuntukkan untuk prosesor kelas atas miliknya Intel.

  10. 10.  SO-DIMM
    SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) merupakan jenis memory yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya kira-kira setengah dari besar DDR biasa sehingga dapat lebih menghemat ruang yang tentunya sangat berharga pada perangkat mobile seperti notebook. Perkembangan generasi SO-DIMM biasanya sejalan dengan perkembangan RAM untuk komputer desktop. Ketika DDR3 SDRAM diluncurkan dipasaran, DDR3 SO-DIMM juga ikut diluncurkan. Modul tersebut menggunakan slot yang memiliki 204 pin.

Cara Kerja RAM

Pada saat kita menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja adalah Processor. Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk setelah ada permintaan dari Processor.

Tapi prakteknya hal ini sulit dilakukan karena perbedaan teknologi antara Processor & Hard Disk. Processor sendiri adalah komponen digital murni, dan akan memproses data dengan sangat cepat (Bandwidth tertinggi P4 saat ini 6,4 GB/s dengan FSB 800MHz). 

Sedangkan Hard Disk sebagian besar teknologinya merupakan mekanis yang tentu cukup lambat dibandingkan digital (Bandwidth atau Transfer Rate HDD Serial ATA berkisar 150 MB/s). Secara teoritis kecepatan data Processor berkisar 46x lebih cepat dibanding HDD. Artinya, apabila Processor menunggu pasokan data dari HDD akan terjadi “Bottle-Neck” yang sangat parah.

Untuk mengatasi keadaan itu, diperlukan device Memory Utama (Primary Memory) atau disebut RAM. RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM berfungsi untuk membantu Processor dalam penyediaan data “super cepat” yang dibutuhkan. RAM berfungsi layaknya seperti HDD Digital, karena seluruh komponen RAM sudah menggunakan teknologi digital. 

Dengan RAM, maka Processor tidak perlu menunggu kiriman data dari HDD. Saat ini RAM DDR2 mempunyai bandwidth 3,2 GB/s (PC400), agar tidak menganggu pasokan maka saat ini Motherboard menggunakan teknologi Dual Channel yang dapat melipatgandakan bandwidth menjadi 2x dengan memperbesar arsitektur menjadi 128-bit. Itu artinya, 2 keping DDR2 dalam mode Dual Channel dapat memasok data dalam jumlah yang pas ke Processor (3,2 GB/s x Dual Channel = 6,4 GB/s).

Tips Memilih RAM Guna Mengupgrade Kapasitas RAM 

  1. 1. Perhatikan Interface dari soket RAM , apakah menggunakan soket RAM DDR2,DDR3 atau DDR4.

  2. 2. Perhatikan seri dari RAM , misal RAM yang terpasang seri yang digunakan ialah RAM PC10600 maka harus membeli RAM yang satunya dengan seri yang sama yakni PC10600 juga.

  3. 3. Perhatikan kecepatan frekuensi dari RAM , perhatikan dulu minimal dan maksimal kemampuan Motherboard dan Processor menerima kecepatan frekuensi memory. Untuk DDR3 maksimum speed 1066 – 1600 Mhz mode standar dan 1866 – 3000 Mhz mode overcloking.

  4. 4. Perhatikan kapasitas dari RAM , kapasitasnya juga diusahakan sama, agar kinerjanya juga stabil.
  5. 5. Perhatikan merk dari RAM ,usahakan menggunakan RAM dari produsen yang berkualitas,  anda juga harus menggunakan RAM yang memiliki merk yang sama, agar Memory berjalan lebih stabil.

  6. 6. Perhatikan kemampuan processor , biasanya terdapat keterangan mengenai kemampuan maksimal processor menerima kapasitas dan kecepatan RAM.

  7. 7. Perhatikan tegangan dari RAM , ada beberapa motherboard terutama motherboard laptop tidak bisa membaca dua buah RAM yang memiliki tegangan yang berbeda. Apalagi laptop, RAM yang berbeda tegangan dapat menyebabkan tidak bisa booting.
Sekian dan Terimakasih...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar