Rabu, 18 Maret 2020

Apa itu Debian?


Assalammualaikum wr wb.

Kembali lagi diblogger saya.
Yap kali ini saya akan menjelaskan apa itu Debian
Sebelum itu jika kalian sedang mencari tempat prakerin, saya rekomendasikan tempat prakerin terbaik di Lampung,
yap Metro Techno Solution.

Baiklah sekarang kita masuk ke materi pengertian Debian? Sejarah Debian? Fitur-fitur Debian? Kelebihan dan Kekurangan Debian? Pemimpin proyek Debian? Serta versi-versi Debian?

Pengertian Debian


Logo Debian

      Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan. Debian dapat digunakan pada beragam perangkat keras, mulai dari laptop, pc, telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, Bactrack dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.


       Debian dikenal karena pilihannya yang beragam. Rilis stabil saat ini memuat lebih dari 29000 paket perangkat lunak untuk 9 arsitektur komputer. Debian menggunakan kernel linux dan juga menggunakan 2 kernel FreeBSD (kfreebsd-i386 dan kfreebsd-amd64). Arsitektur komputer ini mulai dari Intel/AMD 32-bit/X86-64bit yang umumnya ditemukan pada komputer pribadi hingga arsitektur ARM yang umumnya ditemukan di sistem embedded dan server mainframe IBM zSeries.

Sejarah Linux Debian




      Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian. Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol. Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x pada tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996. Pada tahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk sepengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk menaungi debian secara legal dan hukum.



     Nama rilis Debian GNU/Linux diambil dari “Toy Story Movies” sepertiBo, Hamm, Slink, Potato, Woody, Sid, Sarge, Etch, Lenny, Squeeze, Wheezy, Jessie, dan Strech. Sedangkan untuk status kestabilan paketnya terbagi atas versistable, frozen, testing, unstable. Rilis unstable diperuntukkan bagi paket-paket baru dan update dari paket lama. Sedangkan penggunaan paket terbaru dan tidak mengandung resiko dapat menggunakan rilis paket testing. Waktu pengujian dari rilis unstable hingga mencapai testing dibutuhkan waktu sekitar beberapa minggu. Rilis paket frozen merupakan tahapan dimana paket-paket software yang telah melewati rilis testing akan digabungkan ke dalam distro Debian GNU/Linux untuk diuji kinerja paket softwarenya dan memastikan tidak adanya bug pada paketsoftware tersebut. Tahapan selanjutnya adalah rilis paket stable dimana waktu pengujian rilis ini membutuhkan waktu sekitar 8 bulan atau lebih.


Fitur-fitur

Banyak distribusi linux yang berbasis pada Debian, termasuk Ubuntu, MEPIS, Dreamlinux, Damn Small Linux, Xandros, Knoppix, BackTrack, Linspire, Sidux, Kanotix, Parsix dan LinEx, antara lain.

Debian dikenal karena pilihan yang berlimpah. Rilis stabil saat ini meliputi lebih dari dua puluh lima thousand paket perangkat lunak untuk dua belas arsitektur komputer. Arsitektur ini berkisar dari Intel / AMD 32-bit/64-bit arsitektur umum ditemukan di komputer pribadi untuk arsitektur ARM umum ditemukan di embedded system dan zSeries eServer IBM mainframe. Fitur menonjol Debian adalah sistem manajemen paket APT, repositori dengan sejumlah besar paket, kebijakan ketat mengenai paket, dan kualitas tinggi rilis. Praktik-praktik ini memudahkan upgrade antara rilis serta otomatis instalasi dan penghapusan paket.

The Debian standard install makes use of the GNOME desktop environment. It includes popular programs such as OpenOffice.org, Iceweasel (a rebranding of Firefox), Evolution mail, CD/DVD writing programs, music and video players, image viewers and editors, and PDF viewers. There are pre-built CD images for KDE, Xfce and LXDE as well. The remaining discs, which span five DVDs or over thirty CDs, contain all packages currently available and are not necessary for a standard install. Another install method is via a net install CD which is much smaller than a normal install CD/DVD. It contains only the bare essentials needed to start the installer and downloads the packages selected during installation via APT. These CD/DVD images can be freely obtained by web download, BitTorrent, jigdo or buying them from online retailers.

Kelebihan dan Kekuranagan Debian

Kelebihan 
Paket Debian dikenal super-stabil yang artinya bukan merupakan paket “state of the art“.
Kestabilan program yang telah teruji, sistem tidak mudah mengalami hang, walaupun telah menjalankan program secara terus menerus dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu lebih dari satu bulan, dengan tanpa harus melakukan restart.
Sistem pemeliharaan paket berbasis program “APT” yang canggih
Sistem hanya di-reboot setelah mengganti kernel, mati listrik, atau pergantian perangkat keras. Berbeda dengan system operasi windows pada saat update system harus di-reboot terlebih dahulu.
Non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet, sehingga dapat dikembangkan atau dipakai secara gratis. Pemeliharaan sistem (update) dapat ditangani dengan campur tangan si admin yang sangat minim.
Free Software, artinya dapat mengambil/ menyalin source program Linux tanpa dikenai biaya dan dapat memperbanyak, memodifikasi serta menyebarluaskan secara bebas.
Open Source, artinya semua listing program dari source code sistem operasi tersebut dapat dilihat dandimodifikasi tanpa adanya larangan dari siapapun
Debian Linux merupakan sistem operasi cross platform yang dapat dijalankan pada hampir semua jenis/tipe komputer yang ada saat ini.

Kekurangan
Siklus pengembangan distro sangat konservatif alias lambat
Para pengebang tidak mengenal istilah “dead line” sehingga jangka waktu antar rilis dapat bertahun-tahun.
Versi software yang dipakai debian biasanya lebih tua dari yang sudah rilis saat ini
Sangat sulit memasukkan software versi terbaru kedalam distronya, sebelum benar benar teruji dari sisi keamanannya ataupun kestabilannya
Sulit dikonfigurasi pada saat install pertama kali
Perlu repositori besar (40-60 GB )

Pemimpin Proyek

Pemimpin Proyek Debian (The Debian Project Leader (DPL)) adalah orang-orang yang ada di depan publik dan menjadi penentu arah dari proyek. Proyek Debian telah memiliki pemimpin sebagai berikut:
  •     Ian Murdock (Agustus 1993 – Maret 1996), pendiri dari Proyek Debian
  •     Bruce Perens (April 1996 – Desember 1997)
  •     Ian Jackson (Januari 1998 – Desember 1998)
  •     Wichert Akkerman (Januari 1999 – Maret 2001)
  •     Ben Collins (April 2001 – April 2002)
  •     Bdale Garbee (April 2002 – April 2003)
  •     Martin Michlmayr (March 2003 – March 2005)
  •     Branden Robinson (April 2005 – April 2006)
  •     Anthony Towns (April 2006 – April 2007)
  •     Sam Hocevar (April 2007 – April 2008)
  •     Steve McIntyre (April 2008 – April 2010)
  •     Stefano Zacchiroli (April 2010 – Sekarang)

 Versi - Versi Debian

Debian 1.1 Buzz (17 Juni 1996)
Debian 1.2 Rex (12 Desember 1996)
Debian 1.3 Bo (5 Juni 1997)
Debian 2.0 Hamm (24 Juli 1998)
Debian 2.1 Slink (9 Maret 1999)
Debian 2.2 Potato (15 Agustus 2000)
Debian 3.0 Woody (19 Juli 2002)h
Debian 3.1 Sarge (6 Juni 2005)
Debian 4.0 Etch (8 April 2007)
Debian 5.0 Lenny (Februari 2009)
Debian 6.0 Squezee (Februari 2011)
Debian 7.0 Wheezy (Mei 2013)
Debian 8.0 Jessie 

Nahh itulah pengertian sedikit tentang Debian...
Jika ada salah kata, saya mohon maaf..

Wassalammuallaikum wr wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar